Cara Mengatasi Tremor dan Anxiety karena Efek Kebanyakan Kafein

Cara Mengatasi Tremor dan Anxiety karena Efek Kebanyakan Kafein – Kafein di dalam kopi bisa menimbulkan berbagai efek negatif jika kita mengonsumsinya secara berlebihan. Meski bisa meningkatkan fokus, membuat terjaga dan mendongkrak mood, namun kebanyakan kafein di dalam sistem metabolisme bisa melahirkan beberapa efek negatif layaknya efek overdosis. Bagi Anda yang sensitif terhadap kafein, beberapa teguk kopi hitam saja sudah bisa memicu berbagai efek negatif ini. Bermacam-macam sensasi tak enak akan mengendap dalam tubuh selama kafein masih beredar dalam aliran darah.

Dilansir dari American Academy of Sleep Medicine, pengaruh kafein akan mencapai puncaknya selepas 30 menit hingga 1 jam setelah Anda menyesap kopi. Kafein ini akan terus beredar di aliran darah selama 3 hingga 5 jam. Jadi ketika Anda keracunan kafein, selama waktu itulah sensasi tak enak efek samping dari kafein akan Anda rasakan.

Gejala kebanyakan kafein
Efek samping kafein bisa muncul karena beberapa faktor. Seperti ketahanan tubuh atau sistem metabolisme dalam mentoleransi kafein, kekuatan biji kopi yang ada, dan kondisi kesehatan Anda di waktu menyesap kopi. Ada pun efek samping dari kafein bisa berupa gejala seperti berikut:
– Sakit kepala.
– Gelisah dan tremor pada tangan.
– Insomnia.
– Gugup.
– Denyut jantung berdetak sangat cepat.
– Mual atau sakit perut.
– Muntah.

Cara mengatasi kelebihan kafein
Ketika kafein sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh, sebenarnya tak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses pengeluarannya dari sistem metabolisme tubuh. Hal ini lantaran kafein sudah terlanjur masuk ke peredaran darah, dan sudah menyebar ke seluruh penjuru tubuh. Namun dilansir dari Healthline, Anda bisa melakukan beberapa langkah untuk meminimalkan efek kelebihan kafein yang ada. Berikut ini yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan efek samping kelebihan kafein:

1. Hentikan pengonsumsian kopi
Begitu Anda merasakan salah satu dari gejala di atas di tengah Anda sedang menikmati secangkir kopi, segera hentikan menyesap sisa kopi yang ada. Hindari pula mengonsumsi teh dan cokelat karena keduanya sama-sama tinggi kafein.

2. Gelontor dengan air mineral
Dehidrasi bisa memperburuk efek samping kafein. Jadi ketika Anda kelebihan kafein dan merasakan sensasi yang tak enak, perbanyak minum air mineral. Menggelontor air mineral juga bisa memicu efek diuretik sehingga Anda lebih sering pipis dan membuang sisa kopi di dalam sistem pencernaan.

3. Bergeraklah
Ketika efek kafein menimbulkan kegelisahan atau anxiety, lawanlah sensasi ini dengan terus menggerakkan tubuh. Anda bisa berolah raga ringan atau aktif membersihkan rumah. Kegelisahan juga bisa diatasi dengan latihan pernapasan atau meditasi.

4. Makan bahan pangan yang  kaya serat
Bahan makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, sayuran, dan serealia utuh akan dicerna lebih lambat oleh tubuh. Efeknya, hal ini akan menghambat proses pelepasan kafein ke dalam aliran darah. Empat hal di atas bisa meminimalkan efek samping dari kafein. Selebihnya, Anda hanya perlu menunggu saja seluruh asupan kafein keluar dari sistem peredaran darah dan membuat tubuh Anda kembali stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*