Apa Itu Proning dan Cara Melakukannya untuk Tingkatkan Saturasi Oksigen

Apa Itu Proning dan Cara Melakukannya untuk Tingkatkan Saturasi Oksigen – Memantau saturasi oksigen dalam tubuh sangat penting bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Salah satu rekomendasi untuk meningkatkan saturasi oksigen adalah dengan melakukan teknik proning. Teknik ini sebenarnya telah diterapkan selama bertahun-tahun dalam penanganan non-Covid. Lantas, apa itu teknik proning, dan bagaimana cara melakukannya? Meningkatkan kadar oksigen Teknik proning adalah teknik meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh dengan mengatur posisi berbaring. Pada penelitian tahun 2016, saturasi oksigen rata-rata ketika diukur sambil duduk dalam posisi tegak di kursi secara signifikan lebih tinggi daripada yang diukur ketika individu berbaring di sisi kanan atau kiri tubuh.

Penelitian dilakukan terhadap 103 orang sehat tanpa penyakit kronis, anemia atau nyeri, yang dilibatkan dalam penelitian. Mereka diposisikan dalam lima posisi yang berbeda: duduk tegak, posisi terlentang, posisi tengkurap, berbaring di sisi kiri dan berbaring di sisi kanan. Saturasi oksigen dan denyut nadi kemudian diukur dan dicatat setelah individu memegang setiap posisi selama sepuluh menit. Hasilnya, saturasi oksigen yang diukur dalam lima posisi tubuh yang berbeda secara signifikan lebih tinggi pada wanita, pada individu di bawah usia 35 tahun, dan pada mereka dengan Indeks Massa Tubuh di bawah 25 kg/m2, dan pada non-perokok. Untuk pasien Covid-19 Direktur dan Kepala Departemen, Neurologi, Fortis Memorial Research Institute, Dr Rajesh Kumar Pande mengatakan, teknik proning bisa diterapkan bagi pasien Covid-19.

Dalam posisi telentang, jantung menekan paru-paru, sehingga bagian tertentu di paru-paru tidak dapat mengembang sepenuhnya. Akan tetapi, ketika tengkurap, jantung ada di dinding dada dan memungkinkan paru-paru mengembang penuh. “Memungkinkan aerasi yang lebih baik,” kata Pande. Akan tetapi, posisi ini diterapkan hanya jika pasien Covid-19 merasa sesak saja. “Proning sebaiknya hanya dilakukan ketika Anda merasa sesak napas atau jika kadar oksigen Anda menurun,” kata dia. Posisi proning Teknik proning diperlukan bagi pasien yang memiliki level saturasi oksigen antara 93-94. Apabila saturasi oksigennya 95-100, pasien tidak perlu khawatir. Akan tetapi, jika saturasi kurang dari 92 persen, maka perlu mendapat bantuan medis.

Adapun yang perlu menggunakan ventilator adalah pasien dengan saturasi kurang dari 80 persen. Berdasarkan informasi dari Instagram Kemenkes, berikut teknik proning yang dianjurkan bagi pasien Covid-19:
Posisi 1: pasien berbaring di atas perut selama 30 menit. Gunakan alas dan bantal di bawah leher, pinggul, dan kaki.
Posisi 2: pasien berbaring di sisi kanan selama 30 menit. Gunakan alas dan banta di bawah leher, pinggul, dan dijepit di kedua kaki.
Posisi 3: pasien bersandar pada penyangga bantal dengan posisi setengah duduk. Terapkan posisi setengah duduk selama 30 menit.

Jika teknik ini sudah dilakukan, tetapi saturasi oksigen masih rendah, maka segera hubungi fasilitas layanan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*