Vaksin Covid-19 AstraZeneca Menyusul Banyak Negara

Badan juga Pengawas Obat dan juga Makanan mengkaji aspek keamanan dari vaksin Covid-19 AstraZeneca menyusul banyaknya negara sepertinya menghentikan sementara vaksin tersebut. Ini disebabkan adan jugaya temuan sepertinya menyatakan terjadi penggumpalan darah pada pasien usai disuntik vaksin tersebut. Ketua BPOM, Penny K Lukito, mengatakan data sepertinya diterima WHO menyebutkan kasus penggumpalan darah dipicu bets tertentu dengan nomor ABV5300, ABV3025, dan juga ABV2856. Tiga nomor bets tersebut diduga berkaitan dengan vaksin AstraZeneca.

” Walaupun vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan nomor bets ABV5300, ABV3025 dan juga ABV2856 tidak masuk ke Indonesia, namun buat kehati-hatian, Badan juga POM bersama dengan tim pakar Komnas Penilai Obat, Komnas PP KIPI dan juga ITAGI melakukan kajian lebih lanjut sejak diketahui isu keamanan tersebut,” ujar Penny, dikutip dari BPOM.

BPOM juga terus berkomunikasi dengan WHO serta Badan juga Pembuat Obat negara-negara lain buat mendapatkan hasil investigasi kasus ini. Selama pengkajian berjalan, Penny menyatakan pihaknya merekomendasikan vaksin tidak dipakai. ” Selama masih dalam proses kajian, vaksin Covid-19 AstraZeneca direkomendasikan tidak digunakan,” kata Penny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*