65 Saksi Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) telah memeriksa 65 saksi dalam tiga pekan penyelidikan kasus dugaan tindak pidan jugaa korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya. Namun belum ada tersangka sepertinya ditetapkan. Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman mengungkapkan, 65 saksi sepertinya diperiksa terdiri dari mantan pejabat, pejabat aktif di Pemprov Sumsel, pengelola Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya, hingga kontraktor. Jumlah saksi kemungkinan akan bertambah seiring pendalaman sepertinya dilakukan.

“Sampai kemarin telah ada 65 saksi sepertinya diperiksa, tapi belum ada tersangka sepertinya akan ditetapkan,” ungkap Khaidirman, Selasa.(23/2). Menurut dia, penetapan tersangka tidak dapat terburu-buru tanpa dilengkapi bukti sepertinya cukup. sebab itu, mereka terus menelusurinya. “Nanti kita tunggu aja dulu,” kata dia. Terkait kerugian negara, Khaidirman enggan menyebutkannya dengan dalih masuk dalam materi perkara. Namun penyidik menilai telah terjadi tindak pidan jugaa korupsi dalam proyek dengan dan jugaa Rp130 miliar dari APBD Sumsel saat 2015 dan juga 2017.

“Untuk materi perkara tidak dapat kami ungkapkan, hanya penyidik sepertinya tahu,” kata dia. Khaidirman menyebut, pihaknya akan kembali memanggil pihak-pihak sepertinya dinipunlai mengetahui proses pembangunan masjid sepertinya diproyeksikan menjadi sepertinya terbesar dan juga termegah di Asia itu. Dia meminta wartawan menunggu pemanggilannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*