Syarat untuk Masuk ke Tempat Umum Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Syarat untuk Masuk ke Tempat Umum Pakai Aplikasi PeduliLindungi – Aplikasi Peduli Lindungi menjadi salah satu syarat bepergian, termasuk untuk mengunjungi sejumlah fasilitas umum. Fasilitas-fasilitas umum ini termasuk mal, tempat perbelanjaan, bahkan tempat ibadah. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa masyarakat perlu mengikuti petunjuk yang ada di suatu tempat publik yang dikunjungi untuk menggunakan aplikasi tersebut.

Cara aksesnya, masyarakat hanya perlu melakukan scan barcode yang tertera di fasilitas umum tersebut. “Ada penjelasannya saat masuk ke tempat publik ya. Iya betul (scan barcode yang tersedia),” kata Nadia melalui WhatsApp, Selasa (31/8/2021). Tujuan scan barcode Nadia menambahkan, masyarakat perlu melakukan scan barcode via aplikasi Peduli Lindungi sebagai bagian dari skrining dan untuk keamanan bersama di tempat publik.

“Skrining apakah seseorang bisa melakukan aktivitas di tempat publik atau tidak,” tutur dia. Skrining yang dilakukan ini juga termasuk untuk mengetahui status vaksinasi seseorang. Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di tempat umum sebagai skrining atau penapisan di tempat-tempat publik dan keramaian, seperti mal, pusat perbelanjaan, tempat olahraga outdoor, dan pabrik-pabrik industri.

Cara scan barcode Peduli Lindungi Setelah mengunduh aplikasi Peduli Lindungi, masyarakat perlu mendaftarkan akun untuk masuk ke dalamnya. Apabila sudah mempunyai akun, login dengan alamat e-mail atau nomor telepon yang didaftarkan dan masukkan kode OTP. Dalam aplikasi tersebut, akan tersedia menu “Scan QR Code”, dan klik menu tersebut. Pindai kode batang atau barcode yang tersedia di tempat publik yang dikunjungi. Ini memerlukan izin penggunaan kamera. Jika keluar dari fasilitas umum, jangan lupa melakukan scan QR code check out. Penggunaan Scan QR Code Scan QR Code Check-In berguna untuk memasuki gedung, mal, tempat makan, lokasi wisata, dan fasilitas umum lainnya. Check-in dapat dilakukan lebih dari sekali untuk kawasan atau mal yang memiliki tenant/merchant di dalamnya.

Adapun Scan QR Code Check-Out digunakan untuk keluar atau meninggalkan gedung, mal, tempat makan, lokasi wisata, dan fasilitas lainnya. Aplikasi PeduliLindungi Penggunaan PeduliLindungi dalam penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan atau mal, mewajibkan pengunjung check in dengan aplikasi ini. Selanjutnya juga diperiksa suhu badannya di pintu masuk, serta memindai kode batang (barcode) sesuai riwayat vaksinasi dan tes Covid-19 yang ada di PeduliLindungi. Barcode hijau untuk pengunjung yang sudah vaksin (minimal dosis pertama), bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat. Kelompok ini diperbolehkan masuk mal dengan standar prokes hijau.

Sementara barcode kuning untuk pengunjung yang belum vaksin, bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat. Kelompok ini juga diizinkan masuk mal, namun dengan standar prokes kuning. Sedangkan pengunjung dengan barcode merah dilarang masuk mal. Kelompok ini masuk dalam kategori sedang terjangkit atau kontak erat dengan kasus Covid-19. Saat ini, penerapan kebijakan tersebut sudah dilaksanakan di sekitar 250 lokasi terdiri atas mal, restoran, bank, rumah sakit, hotel, dan perkantoran. Adapun pada akhir Agustus diharapkan sudah mencapai 500 fasilitas umum. PPKM Jawa-Bali Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdasarkan kondisi pandemi suatu wilayah di Indonesia masih terus diterapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*