Diare Ketika Puasa, Inilah Pecegahan Dan Pengobatannya

Diare Ketika Puasa, Inilah Pecegahan Dan Pengobatannya – Dalam Medical News Today dikatakan bahwa suhu panas bisa digunakan untuk mengendorkan otot-otot perut yang tegang dan mengurangi nyeri akibat gangguan pencernaan. Maka dari itu sebelum buka puasa atau sebelum makan minumlah segelas air hangat untuk menghangatkan perut terlebih dahulu.Gangguan pencernaan adalah masalah kesehatan yang sering muncul ketika berpuasa. Gangguan pencernaan ini beragam, dari mag, kram, hingga diare.

Rasa tidak nyaman pada perut bisa terjadi lantaran ada perubahan pH dalam saluran cerna karena perubahan waktu makan. Sedangkan diare, bisa terjadi lantaran ketika sahur atau buka puasa Anda mengonsumsi terlalu banyak sajian pedas. Atau, Anda mengonsumsi sajian yang dijual bebas seperti takjil yang ternyata tercemar berbagai macam bakteri. Diare ketika puasa juga bisa terjadi akibat pengonsumsian kafein terlalu banyak yang ada pada kopi dan teh.

Diare yang terjadi sehabis berbuka puasa bukan menjadi masalah yang serius. Karena Anda bisa langsung mengonsumsi obat yang berkhasiat menghentikan diare. Namun bagaimana jika diare terjadi sehabis makan sahur?. Menghilangkan nyeri akibat diare ketika puasa bisa terasa sangat menyiksa. Efek samping diare sendiri adalah lemas, pusing, mual hingga dehidrasi. Ditambah tubuh yang tengah berpuasa, maka efek diare bisa terasa berkali-kali lipat lebih menyiksa. Lantas apa yang bisa dilakukan? Jika dirasa tubuh masih bisa bertahan untuk tetap melanjutkan puasa, maka Anda bisa meredakan nyeri pada perut akibat diare dengan mandi air hangat atau kompres panas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*