4 Cara Mengatasi Aplikasi PeduliLindungi yang Eror, Tidak Perlu Panik

4 Cara Mengatasi Aplikasi PeduliLindungi yang Eror, Tidak Perlu Panik – Cara mengatasi aplikasi PeduliLindungi yang eror bisa membantu saat aplikasi ini tidak bisa digunakan. Aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi penting yang digunakan selama pandemi, terutama saat masa PPKM. PeduliLindungi digunakan untuk masuk tempat umum atau menunjukkan kartu vaksinasi. PeduliLindungi digunakan sebagai pelacakan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Terkadang, aplikasi ini tak bisa dibuka karena eror. Padahal aplikasi harus segera digunakan. Ada sejumlah penyebab aplikasi PeduliLindungi yang eror.

Cara mengatasi aplikasi PeduliLindungi yang eror dilakukan dengan mengatasi penyebabnya. Penyebab PeduliLindungi yang eror seperti aplikasi yang belum diperbarui, koneksi internet, penyimpanan penuh, atau aplikasi yang tidak termuat ulang dengan benar. Tidak perlu panik ketika aplikasi PeduliLindungi tidak bisa digunakan. Lakukan langkah berikut untuk mengatasinya. Berikut cara mengatasi aplikasi PeduliLindungi yang eror. Salah satu penyebab aplikasi PeduliLindungi eror atau tidak bisa dibuka adalah aplikasi yang belum diperbarui. Memperbarui aplikasi sangat penting agar sistem bisa menyesuaikan kinerjanya.

Pembaruan aplikasi juga bisa menghindari bug dan meningkatkan keamanan privasi. Jika aplikasi PeduliLindungi masih merupakan versi lawas, cobalah untuk memperbarui. Caranya buka Play Store atau App Store. Ketikkan PeduliLindungi pada bilah pencari, pilih aplikasi PeduliLindungi, lalu pilih update atau perbarui. Pastikan sistem operasi perangkat dan aplikasi merupakan versi terbaru. Pengunjung saat scan barcode untuk memasuki mal kuningan city, Jakarta, Selasa (10/8/2021). Perpanjangan PPKM Level 4 di mal pengunjung diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, melakukan scan barcode aplikasi Pedulilindungi dan memperlihatkan sertifikat vaksin COVID-19.

Jika aplikasi sudah diperbarui tapi masih eror, coba periksa jaringan. Aplikasi PeduliLindungi bisa berjalan jika ada koneksi internet. Ini karena PeduliLindungi membutuhkan internet untuk megakses lokasi dan fitur real-time lainnya. Pastikan ponsel sudah terkoneksi dengan internet. Pastikan juga jaringan internet stabil dan lancar ketika aplikasi dibuka. Dengan jaringan yang kuat, aplikasi PeduliLindungi bisa digunakan dengan cepat dan tepat. Calon penumpang KRL memindai kode batang melalui aplikasi PeduliLindungi di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (7/9/2021).

PT KAI Commuter melakukan uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengguna KRL di 11 stasiun, diantaranya Sudirman, Kebayoran, dan Palmerah. Masalah lain yang membuat aplikasi PeduliLindungi tidak bisa dibuka adalah penyimpanan ponsel yang penuh. Sebuah aplikasi memerlukan ruangan penyimpanan dan RAM yang cukup agar bisa beroperasi. Jika ruang penyimpanan penuh, aplikasi bisa tertutup sendiri atau bahkan tidak bisa dibuka. Pastikan kapasitas memori cukup untuk menjalankan aplikasi. Jika penuh, Anda bisa meghapus aplikasi atau file yang sekiranya tidak digunakan. Dengan begitu aplikasi PeduliLindungi bisa berjalan dengan baik.

Calon penumpang KRL memindai kode batang melalui aplikasi PeduliLindungi di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (7/9/2021). PT KAI Commuter melakukan uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengguna KRL di 11 stasiun, diantaranya Stasiun Jakarta Kota dan Juanda. Cara mengatasi aplikasi PeduliLindungi selanjutnya adalah melakukan muat ulang atau refresh. Ketika aplikasi eror, penyebabnya mungkin bisa masalah kecil seperti aplikasi yang tidak termuat ulang.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menutup aplikasi PeduliLindungi dan membukanya kembali. Tiap ponsel bisa memiliki cara muat ulang berbeda. Jadi pastikan melakukan muat ulang sesuai jenis ponsel Anda. Berikut daftar lengkap kegiatan yang wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi selama PPKM. Berikut cara menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk tempat umum:

1. Buka aplikasi PeduliLindungi dan lakukan login.

2. Tekan menu ‘Scan QR Code’, lalu scan QR Code yang terdapat pada pintu masuk.

3. Tunjukkan hasil QR Code tersebut ke petugas penjaga pintu.

4. Hasil dari pemindaian tersebut akan menentukan apakah Anda diperbolehkan masuk ke tempat tersebut atau tidak.

5. Apabila warna tersebut hijau, Anda diperbolehkan masuk.

6. Sementara itu, jika muncul warna kuning, petugas akan melakukan verifikasi ulang.

7. Terakhir, bila menunjukkan warna merah, Anda tidak diperbolehkan masuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*